Prinsip Menjaga Kesehatan Reproduksi

Jan 9, 2020 |

Kebanyakan orang berpikir bahwa kesehatan reproduksi hanya sehubungan dengan kehamilan dan kelahiran, memulai bisnis sering dicap sebagai seorang wanita. Padahal, kesehatan sistem reproduksi sama pentingnya bagi pria dan wanita untuk menjaga keturunan mereka.

Mengapa kesehatan reproduksi penting?

Sistem reproduksi pria dan wanita bervariasi dalam bentuk dan strukturnya.

Organ sistem reproduksi wanita termasuk vagina, limpa (uterus), ovarium, saluran tuba, dan vulva. Sistem reproduksi pria meliputi penis, testis, dan skrotum (testis).

Meskipun sistem reproduksi pria dan wanita dirancang untuk menghasilkan, melindungi, dan mengangkut telur atau sperma. Khususnya pada wanita, sistem reproduksi juga bertanggung jawab atas pemeliharaan kehamilan dan merupakan tempat bagi janin untuk tumbuh hingga saat kelahiran.

Tapi, umumnya orang tidak tahu bahwa sistem reproduksi adalah sistem yang paling rapuh dalam tubuh. Jika Anda tidak berpengalaman dalam kesehatan reproduksi, kemungkinan Anda akan mengalami berbagai gangguan reproduksi di masa depan. Untuk satu hal, sulit untuk menemukan keturunan.

Kiat untuk menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita
Berikut adalah beberapa langkah sederhana yang dapat Anda ambil untuk menjaga kesehatan reproduksi Anda.

1. Jaga kebersihan alat kelamin

Menjaga kebersihan genital adalah komitmen untuk menjaga kesehatan reproduksi. Bendera yang kotor dan tidak terkelola pasti akan membuat pasangan yang tidak memiliki hubungan dengan Anda. Selain itu, seks kotor juga dapat meningkatkan risiko penyakit yang mengganggu kerja sistem reproduksi.

Menjaga kebersihan alat kelamin tidak membutuhkan pekerjaan yang rumit. Anda hanya perlu:

Selalu bersihkan alat kelamin Anda setelah buang air kecil, serta sebelum dan sesudah berhubungan seks.
Pastikan alat kelamin Anda kering dan tidak lembab.
Hindari sabun wangi, sabun kaleng, deodoran, bubuk, dan cairan vagina karena dapat menyebabkan kulit teriritasi.
Ganti celana Anda setiap hari, dan pastikan celana yang Anda gunakan bisa menyerap keringat.
Untuk pria, periksa sunat untuk mencegah infeksi bakteri di penis. Garpu yang tidak terpasang mungkin merupakan tempat berkumpulnya kotoran. Jika dibiarkan, kotoran dapat menumpuk dan menyebabkan infeksi.

2. Makan makanan sehat

Apa yang Anda makan setiap hari akan memengaruhi kesehatan reproduksi Anda. Jika Anda terbiasa makan makanan sehat dan bergizi, tubuh Anda akan sehat dan sehat. Ini juga mencegah banyak penyakit, termasuk penyakit yang mempengaruhi sistem reproduksi.

Ahli Obstetrik (Obgyn) di Pusat Kesuburan Texas, dr. Natalie Burger, mengatakan bahwa nutrisi yang tepat juga dapat membantu tubuh Anda menghasilkan sel dan telur sperma yang sehat. Makan sehat juga menyiapkan tubuh bagi wanita tanpa kehamilan untuk komplikasi.

Jadi, pastikan makanan di piring sesuai dengan prinsip nutrisi seimbang Anda, yang meliputi karbohidrat, serat, protein, dan lemak yang baik.

3. Berhubungan seks yang aman

Prinsip seks aman bukan hanya fokus pada penggunaan kondom. Seks yang aman didefinisikan sebagai tindakan pencegahan untuk melindungi diri sendiri dan pasangan Anda dari risiko penyakit menular seksual. Bahkan, seks aman juga bisa diartikan sebagai upaya mencegah kehamilan.

Beberapa hal yang termasuk tipe aman antara lain:

  • Gunakan alat kontrasepsi, seperti kondom atau pil KB
  • Itu tidak mengubah pasangan seks satu lawan satu
  • Menjaga kebersihan organ intim sebelum dan sesudah bercinta
  • Periksa dan periksa riwayat seksual Anda dan pasangan Anda
  • Lakukan tes penyakit kelamin biasa

4. Periksa perawatan kesehatan untuk dokter Anda

Beberapa orang juga dapat memeriksa kesehatan reproduksi ketika mereka akan hamil.

Bahkan jika Anda tidak berencana untuk hamil, sistem reproduksi harus diperiksa secara teratur untuk mencegah segala jenis penyakit di masa depan yang biasanya bebas dari gejala.

Sebagai contoh, endometriosis mempengaruhi wanita. Jika dibiarkan tanpa perawatan yang tepat, penyakit ini bisa menyebabkan ibu hamil. Infeksi yang menyerang testis juga bisa menyulitkan pasangan.

Itulah mengapa pria dan wanita dianjurkan untuk secara teratur memeriksa kesehatan mereka di klinik, rumah sakit, dan laboratorium kesehatan. Biasanya pemeriksaan difokuskan pada risiko infeksi, penyakit menular, dan penyakit bawaan yang dapat mewarisi dari orang tua.

Baca Juga :

Posted in: Kesehatan | Tags:

Comments are closed.