Tips Aman Berpuasa Bagi Ibu Hamil

May 9, 2019 |

Puasa di bulan Ramadhan adalah salah satu kewajiban umat Islam di seluruh dunia. Meski wanita hamil memiliki kelonggaran untuk tidak berpuasa, ibadah ini tetap bisa dilakukan ketika kondisi tubuh wanita hamil, rahim dan janin sehat.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada wanita hamil menunjukkan bahwa puasa di bulan Ramadhan tidak memengaruhi berat, panjang, dan ukuran kepala janin. Namun, ada sedikit peningkatan risiko untuk anak-anak yang lahir dengan berat badan rendah ketika wanita hamil berpuasa di trimester kedua kehamilan dan pada trimester ketiga kehamilan.

Kiat aman untuk wanita hamil agar tetap bugar

Jika wanita hamil yang puasa memiliki berat badan normal, gaya hidup yang baik dan diet yang cukup, puasa tidak memiliki dampak yang sangat penting pada janin, karena tubuh wanita hamil masih dapat memberikan nutrisi janin.

Kiat puasa untuk ibu hamil

Berikut ini beberapa tips puasa, agar ibu hamil tetap bugar dan janin tetap sehat:

  • Tetap tenang dan hindari stres saat puasa. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita hamil yang sedang berpuasa memiliki kadar hormon stres yang lebih tinggi, yang secara negatif dapat mempengaruhi kesehatan mereka dan janin.
  • Jangan mengangkat beban berat dan jangan melangkah terlalu jauh. Jika perlu, kurangi aktivitas rumah tangga yang melelahkan. Ketika Anda merasa lelah, santai dan istirahatlah.
  • Untuk wanita hamil yang bekerja, periksa apakah kantornya dapat mengurangi jam kerja atau menyediakan periode istirahat tambahan selama bulan puasa.
  • Pilihan makanan saat fajar dan cepat pecah sangat penting bagi wanita hamil yang mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan serat kompleks, seperti roti gandum, sayuran dan kacang-kacangan.
    Hindari makanan manis, karena ini dapat dengan cepat menaikkan dan menurunkan kadar gula darah. Perubahan kadar gula darah yang terlalu cepat dapat menyebabkan kelemahan dan pusing.
  • Memenuhi kebutuhan protein kacang, telur, ikan, dan daging yang dimasak.
  • Batasi makanan yang kaya lemak dan makanan siap saji.
  • Simpan cukup air minum sehari, yaitu sekitar 1,5 hingga 2 liter saat fajar dan istirahat. Jangan minum minuman berkafein seperti teh dan kopi, karena ini dapat menyebabkan dehidrasi.

Wanita hamil yang sedang berpuasa harus mewaspadai gejala yang bisa membahayakan janin, seperti pusing, demam, muntah, lemas, kelelahan, bibir kering atau haus. Gejala-gejala ini dapat menunjukkan bahwa wanita hamil mengalami dehidrasi.

Perlu juga diperhatikan fakta bahwa pada wanita hamil yang sedang berpuasa, gerakan janin yang berkurang di rahim dan nyeri perut terjadi sebagai kontraksi dalam penurunan berat badan. Jika ini terjadi, ibu hamil harus segera pergi ke dokter kandungan.

Baca Juga :

Membersihkan Radiator Dengan Cepat dan Mudah

Konversi kg ke Gram dan Pengertiannya

Pelajaran Fisika Teori Atom dan Modelnya

Posted in: Kesehatan

Comments are closed.